Pasca SPC (2)


Assalamualaikum
     Selamat pagi semuanya. Oke deh jadi ini adalah kelanjutan dari tulisan yang sebelumnya Kembali menulis setelah SPC part 1 . langsung aja ya masuk ke dalam cerita. Jadi dalam pembukaan acara ini di bawakan oleh MC dari  alumni etoser dari UNDIP Semarang. Acara pun di mulai seperti pembukaan seperti biasanya,lalu tilawah dari Ilman etoser ambon. Sebelum ke acara inti kami pun di sambut oleh grub nasyid  Felovoice dari Undip yang menyanyikan lagu lagu islami dengan  merdu meskipun tanpa alat musik. Lalu acara di moderatori oleh kak Ahmad Munandar Alumni etoser Semarang angkatan 2007 Kemudian acara di lanjutkan dengan adanya sambutan dari para alumni etoser. Ada sambutan dari kak  Nanang Fathur Rozi. Beliau adalah alumni etoser ITS angkatan 2003. Menurut beliau bahwa setiap orang itu pasti memiliki impian yang ingin di raih. Namun,sayangnya sedikit sekali orang yang mau menuliskan mimpinya sehingga banyak yang lupa dengan impiannya dan akhirnya banyak impian yang tidak bisa diraih. Sehingga kita perlu menuliskan impian kita  secara mendetail beserta cara mencapai impian tersebut, setelah itu kita harus berusaha keras untuk mengejar impian itu dan akhirnya kita harus selalu berdoa dan tawakal kepada Allah SWT. Kemudian ada juga kak Pariman alumni Undip Semarang.  Beliau memiliki website www.psikologimenjawab.online . Pada saat ini beliau bekerja sebagai psikologi dan penulis buku. Menurut beliau agar kita bisa berkembang maka kita harus open 3 hal,yaitu : open your mind agar pikiran kita mampu menerima pengetahuan baru, kita harus open heart agar kita bisa berlapang dada dalam menyikapi berbagai hal yang terjadi dalam kehidupan ini, dan open your hand agar kita bisa menjalin kerja sama dengan siapa pun. Kemudian ada juga kak Rohandi seorang alumni Etoser Jakarta yang kuliah di UI. Pada saat ini beliau bekerja sebagai konsultan pertambangan. Dan menurut beliau agar kita tetap semangat itu maka kita harus menuliskan impian kita, membuat rencana tentang cara mencapai impian itu dan segera melaksanakan semua rencana itu , fokus pada kekuatan atau kelebihan yang kita miliki dan memohon restu dan doa dari orang tua.
       Setelah adanya berbagai materi dan semangat dari alumni maka di buka beberapa sesi pertanyaan dari para etoser. Kebanyakan etoser bertanya tentang momen terberat dalam kehidupan masing-masing alumni serta cara mereka bertahan dan mengubah nasib mereka, perjuangan mereka  selama menjadi etoser sampai mereka sukses di bidangnya masing-masing. Dan dengan adanya materi dan tanya jawab tersebut maka etoser pun bisa belajar dari pengalaman para alumni tersebut agar tidak mengulangi kesalahan yang sama serta meneladani sikap perjuangan mereka. Karena belajar dari pengalaman adalah sesuatu yang sangat berharga.

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QS. Yusuf: 111)
Lebih baru Lebih lama